Perempuan Angin

Perempuan Angin

June 16, 2013

Cahaya Bulan

perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
cahaya kota kelam mesra menyambut sang petang
disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
kenapa matahari terbit menghangatkan bumi
aku orang malam yang membicarakan terang
aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang
perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
cahaya nyali besar mencuat runtuhkan bahaya
disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi
aku orang malam yang membicarakan terang
aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang

cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yang takkan pernah aku tau
dimana jawaban itu
bagai letusan berapi, bangunkanku dari mimpi
sudah waktunya berdiri
mencari jawaban kegelisahan hati

terangi dengan cinta di gelapku
ketakutan melumpuhkanku
terangi dengan cinta disesatku
dimana jawaban itu

No comments:

Post a Comment